Kamis, 30 April 2020

Perindu Kekasihku Perindu Pejuang Tangguhku


Kutuliskan Sebuah puisi lalu membacanya. Sedikit ingin mencurahkan rasa rindu yang tersemayam didalam dada, yang semakin hari semakin menggebu.
Menceritakan tentang  rindu, Menceritakan tentang pilu.
Bukan ingin mengeluh kesah, hanya saja ingin sedikit berkarya melalu rasa rindu yang ada.

Jamalludin.
Kubu Raya, 29 April 2020.

-Perindu Kekasihku Pejuang Tangguhku-

Selasa, 28 April 2020

Tujuh Peristiwa Besar dan Dahsyat yang Terjadi di Bulan Ramadhan

Tujuh Peristiwa Besar yang Terjadi di Bulan Ramadhan


   
Bulan Ramadan menjadi istimewa di antara sebelas bulan lainnya. Pada bulan yang mulia ini, semua umat Islam di seluruh dunia menjalankan ibadah yang sama, mulai dari puasa, shalat tarawih, witir dan lain sebagainya. Bulan puasa pun menjadi momen yang paling ditunggu-tunggu oleh umat Islam.
Selain memiliki banyak keutamaan, ternyata ada beberapa peristiwa besar dalam sejarah yang terjadi pada Bulan Ramadan, apa saja peritiswa tersebut? Simak lebih lanjut dan Selamat membaca.






1. Al Qur’an Diturunkan
Kitab Suci Al-Qur’an yang merupakan kitab suci umat Islam, turun pertama kali saat Bulan Suci Ramadan. Tepatnya pada tanggal 17 Ramadan Peristiwa besar tersebut dikenal dengan Nuzulul Qur’an. Pada peristiwa tersebut turun lima ayat yakni Surat al-Alaq ayat 1-5. Wahyu pertama yang berisi surat tersebut disampaikan oleh Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad saat berkhalwat di Gua Hira selama berbulan-bulan. Turunnya al-Qur’an ini juga menandakan bahwa Nabi Muhammad telah diangkat menjadi seorang nabi sekaligus rasul yang memiliki kewajiban menyampaikan risalah dari Allah.

2. Perang Badar
Perang Badar adalah perang yang terjadi antara umat Islam melawan kaum Kafir Quraisy. Perang ini terjadi pada hari Jum’at   2ramadan tahun ke-2 hijriyah. Dalam perang ini, umat Islam meraih kemenangan gemilang karena berhasil mengalahkan pasukan Kafir Quraisy. Padahal jumlah pasukan Kafir Quraisy lebih banyak daripada pasukan muslim. Jumlah pasukan Kafir Quraisy sebanyak 1.000 pasukan sementara pasukan Islam hanya 313 pasukan.

3. Fathu Makkah (Pembebasan Kota Makkah)
Fathu Makkah atau pembebasn Kota Makkah adalah peristiwa penaklukkan Kota Makkah yang dilakukan oleh kaum muslim tanpa perlawanan apa pun dan tanpa ada darah yang tertumpah sedikit pun. Peristiwa ini terjadi pada taun 630 M/8H, tepatnya pada tanggal 10 Ramadan.

4. Penyerahan Kota Thaif
Mendengar Kota Thaif, yang ada dalam benak kita adalah peristiwa penyerangan masyarakat Thaif kepada Rasulullah Saw sampai gigi Rasulullah tanggal. Peristiwa tersebut terjadi ketika Rasulullah beniat hijrah ke Kota Thaif. Nah, dalam perkembangan selanjutnya, ketika Islam berhasil menyebar ke seluruh Jazirah Arab dan Kota Makkah berhasil dibebaskan dalam peristiwa Fathu Makkah, tokoh-tokoh Thaif kemudian menyerahkan Kota Thaif kepada Rasulullah Saw. Rombongan tersebut datang ke Makkah Bulan Ramadhan tahun ke-9 H sebagai tanda bahwa masyarakat Thaif menyerah dan menyatakan masuk Islam.

5. Penaklukkan Andalusia
Pada bulan Ramadan tanggal 28 tahun 92 H, umat Islam di bawah kepemimpinan Tariq bin Ziyad menorehkan prestasi besar karena berhasil menaklukkan Andalusia Spanyol. Dengan dikuasainya bumi Andalusia, Islam kemudian mulai tersebar di tanah Eropa.




6. Pasukan Islam Kalahkan Tentara Mongol
Pada era akhir kekuasaan Dinasti Abbasiyah, kaum Mongol menjadi salah satu kekuatan terbesar kala itu. Hal itu dibuktikan dengan penaklukkan-penaklukkan yang mereka lakukan. Menurut catatan, penaklukkan yang mereka lakukan sebanyak 33 jutan kilometer persegi. Dinasti Abbasiyah pun tak luput dari penaklukkan tersebut. Pada tahun 1258, Dinasti Abbasiyah runtuh tak tersisa setelah mendapatkan serangan dari Pasukan Mongol di bawah kepemimpinan Hulagu Khan. Dua tahun kemudian, takni pada Bulan Ramadan tanggal 15 tahun 1260 M, umat Islam bangkit dan mampu memukul mundur bahkan mengalakan tentara Mongol yang hendak menguasai Mesir. Pasukan muslim yang tangguh tersebut berada di bawah kepemimpinan Sultan Qutuz dari Dinasti Mamluk.

7. Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
Peristiwa besar yang tak kalah pentingnya terjadi pada Bulan Ramadan adalah peristiwa 
proklamasi kemerdekaan Indonesia. Setelah berjuang selama ratusan tahun melawan kaum penjajah, akhirnya bangsa Indonesia bebas dari penjajahan dan memproklamirkan kemerdekaannya. Peristiwa tersebut terjadi pada tanggal 17 Agustu tahun 1945 yang juga bertepatan dengan Bulan Ramadan.

Rabu, 08 April 2020

KULIAH ONLINE VS COVID-19

Assalamualaikum Wr.Wb
Salam sejahtera buat kita semua, bagaimana dengan kabar nya hari ini? mudah mudahan selalu sehat buat para  pembaca dan tetap menjaga kondisi serta stamina tubuh, agar kita terhindar dari segala penyakit dan dapat beraktivitas seperti biasanya. Seperti yang kita ketahui dari informasi-informasi dari berbagai media yang ada di negeri kita tercinta bahwa saat ini sedang dilanda wabah virus yang berbahaya (COVID-19), dimana setiap harinya  pasien penderita virus COVID-19 semakin meningkat. Sehingga pihak pemerintah harus turun tangan dalam penanganan wabah virus COVID-19 tersebut, dan kita berharap semoga semuanya lekas membaik agar berjalan dengan semestinya ( planning).

Saat ini penulis akan mengangkat problematika tentang kuliah online dengan COVID-19, dimana pada situasi seperti ini sangat sulit bagi kita selaku mahasiswa yang biasanya pulang pergi ke kampus menerapkan hal serupa, dimana pemerintah sudah memberikan kebijakan kepada masyarakat melakukan aktivitas dirumah saja untuk itu kita harus mematuhi kebijakan yang diberi oleh pemerintah agar dapat memotong rantai peredaran virus tersebut, sehingga memudahkan pemerintah untuk mengatasi COVID-19. Tidak ada salahnya kita untuk saat ini mengikuti aturan yang sedang diberlakukan oleh pemerintah sebab ini juga buat kebaikan saya dan kebaikan bersama agar semuanya terhindar dari virus tersebut.


Saat ini problematika COVID-19 memberikan dampak yang begitu besar sehingga banyak dari berbagai pihak yang mengeluh diantaranya mahasiswa. Mengingat, pemerintah memberlakukan kebijakan untuk dirumah saja dan tidak memberlakukan kegiatan banyak orang. Dengan kerelaan hati, saat ini kami dituntut untuk mengikuti layanan perkuliahan secara daring. Ya, problem baru yang kami rasakan ini, dimana belajar secara daring dan mengerjakan tugas yang diberikan dosen juga dilakukan secara daring, tidak hanya itu ada beberapa dosen yang tidak mengikuti aturan silabus dan jam kuliahnya, ada yang di majukan dan diundur  jam kuliahnya sehingga memang mempunyai plus dan minus nya tersendiri.

Dari dampak COVID-19 terhadap kuliah online ini sehingga banyak menuai kontroversi di kalangan mahasiswa, sejatinya kita perlu memulai terobosan baru untuk siap menghadapi tantangan dunia ini. Kejadian seperti ini menjadikan bahwa kita belum mampu dengan   kondisi yang secepat kilat seperti ini. Dengan hal ini, mari kita selaku dari mahasiswa yang akan menjadi agent of change yang merupakan bagian penting di masa depan untuk ikut mempersiapkan diri dari apa yang kita alami hingga saat ini.

Semoga apa yang telah saya tulis bisa bermanfaat untuk kita semua, jangan lupa jaga kesehatan, semoga kita selalu dalam lindungan Allah. Dan jangan bosan berdoa kepada Allah semoga wabah ini cepat berlalu sehingga kita dapat bertemu lagi. wassalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh

PPPK BAGI GURU HONORER SEGERA DIBUKA

Pemerintah telah membuka kuota hingga satu juta guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) bagi guru honorer segala usia.  Mendi...